pengertian politik menurut para ahli

**

**

Halo selamat datang di kasatmata.co.id, sahabat pembaca yang budiman. Hari ini, kita akan mengupas tuntas pengertian politik menurut pandangan para ahli kenamaan di bidangnya. Politik merupakan topik yang sangat luas dan telah dikaji oleh banyak ilmuwan, filsuf, dan praktisi selama berabad-abad. Yuk, langsung saja kita simak!

**

**Pendahuluan**

**

Politik adalah fenomena kompleks yang telah mewarnai peradaban manusia sejak awal mula. Dari pemerintahan kota-kota kuno hingga negara-negara modern, politik memainkan peran penting dalam membentuk masyarakat, mengalokasikan sumber daya, dan mengatur kehidupan sosial. Dalam konteks ini, pengertian politik menjadi sangat krusial untuk dipahami agar kita dapat menavigasi dunia politik dengan lebih baik dan membuat keputusan yang tepat.

**

**

Pengertian politik telah diperdebatkan dan didefinisikan oleh banyak pemikir sepanjang sejarah. Masing-masing definisi menawarkan perspektif unik yang menyoroti aspek berbeda dari fenomena politik. Berikut adalah beberapa pengertian politik menurut para ahli:

**

**

1. Definisi Aristoteles**
**Aristoteles, filsuf Yunani kuno, mendefinisikan politik sebagai seni memerintah dan mengatur negara. Menurutnya, politik bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan harmonis di mana warga negara dapat hidup dengan baik.

**

**

2. Definisi Max Weber**
**Max Weber, sosiolog Jerman, mendefinisikan politik sebagai kegiatan memperoleh, mempertahankan, dan menggunakan kekuasaan di dalam suatu kelompok atau organisasi. Ia menekankan peran kekuatan dan dominasi dalam politik.

**

**

3. Definisi Harold Lasswell**
**Harold Lasswell, ilmuwan politik Amerika, mendefinisikan politik sebagai siapa mendapat apa, kapan, dan bagaimana. Definisi ini menggarisbawahi aspek distributif dan kontestatif dalam politik.

**

**

4. Definisi David Easton**
**David Easton, ilmuwan politik Amerika lainnya, mendefinisikan politik sebagai alokasi nilai-nilai dalam masyarakat. Menurutnya, politik adalah proses di mana nilai-nilai, seperti kekuasaan, kekayaan, dan status, didistribusikan di antara anggota masyarakat.

**

**

5. Definisi Robert Dahl**
**Robert Dahl, ilmuwan politik Amerika, mendefinisikan politik sebagai interaksi antar aktor yang memiliki kepentingan berbeda dan mencari untuk memaksimalkan hasil mereka. Definisi ini menekankan sifat strategis dan kompetitif dari politik.

**

**

6. Definisi Giovanni Sartori**
**Giovanni Sartori, ilmuwan politik Italia, mendefinisikan politik sebagai sebuah otoritas yang mengendalikan masyarakat dan membuat keputusan yang mengikat semua warga negara.

**

**

7. Definisi Anthony Downs**
**Anthony Downs, ekonom dan ilmuwan politik Amerika, mendefinisikan politik sebagai persaingan antar kelompok untuk mengendalikan sumber daya yang langka.

**

**Kelebihan dan Kekurangan Pengertian Politik Menurut Para Ahli**

**

Masing-masing pengertian politik yang telah disebutkan di atas memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut adalah ulasannya:

**

**

Kelebihan Pengertian Aristoteles

**

**

1. Menekankan tujuan ideal politik, yaitu menciptakan masyarakat yang sejahtera dan harmonis.
2. Memberikan kerangka kerja umum untuk memahami hubungan antara politik, masyarakat, dan negara.

**

**

Kekurangan Pengertian Aristoteles

**

**

1. Bersifat idealis dan tidak selalu sesuai dengan kenyataan politik yang dinamis.
2. Tidak memperhitungkan peran konflik dan persaingan dalam politik.

**

**

Kelebihan Pengertian Max Weber

**

**

1. Menekankan peran kekuasaan dan dominasi dalam politik.
2. Memberikan wawasan tentang bagaimana kekuasaan diperoleh dan digunakan.

**

**

Kekurangan Pengertian Max Weber

**

**

1. Terlalu berfokus pada aspek kekuasaan dan mengabaikan aspek lain dari politik.
2. Tidak menjelaskan bagaimana kekuasaan dialokasikan dan digunakan dalam masyarakat.

**

**

Kelebihan Pengertian Harold Lasswell

**

**

1. Membantu memahami sifat distributif dan kontestatif dari politik.
2. Menyediakan kerangka kerja yang berguna untuk menganalisis perebutan sumber daya.

**

**

Kekurangan Pengertian Harold Lasswell

**

**

1. Terlalu sempit dan hanya berfokus pada aspek distributif dari politik.
2. Tidak menjelaskan bagaimana nilai-nilai dialokasikan dan digunakan dalam masyarakat.

**

**

Kelebihan Pengertian David Easton

**

**

1. Memberikan kerangka kerja yang komprehensif untuk memahami proses politik.
2. Menekankan pentingnya nilai-nilai dalam politik dan bagaimana mereka dialokasikan.

**

**

Kekurangan Pengertian David Easton

**

**

1. Terlalu teoritis dan mungkin sulit untuk diterapkan pada kasus-kasus nyata.
2. Tidak memperhitungkan peran aktor individual dalam politik.

**

**

Kelebihan Pengertian Robert Dahl

**

**

1. Menekankan sifat strategis dan kompetitif dari politik.
2. Memberikan wawasan tentang bagaimana kepentingan yang berbeda berinteraksi dalam proses politik.

**

**

Kekurangan Pengertian Robert Dahl

**

**

1. Tidak memperhitungkan peran institusi dan struktur dalam politik.
2. Terlalu berfokus pada aktor rasional dan mengabaikan aspek emosional dan psikologis.

**

**

Kelebihan Pengertian Giovanni Sartori

**

**

1. Menekankan pentingnya otoritas dan peran negara dalam politik.
2. Memberikan kerangka kerja yang jelas untuk membedakan antara politik dan non-politik.

**

**

Kekurangan Pengertian Giovanni Sartori

**

**

1. Terlalu berfokus pada negara dan mengabaikan peran aktor non-negara.
2. Tidak menjelaskan bagaimana otoritas diperoleh dan digunakan.

**

**

Kelebihan Pengertian Anthony Downs

**

**

1. Memberikan wawasan tentang persaingan antar kelompok dalam politik.
2. Menekankan pentingnya sumber daya langka dan bagaimana mereka diperebutkan.

**

**

Kekurangan Pengertian Anthony Downs

**

**

1. Terlalu berfokus pada persaingan antar kelompok dan mengabaikan aspek kerjasama dalam politik.
2. Tidak memperhitungkan peran ideologi dan nilai-nilai dalam persaingan politik.

**

**

No Ahli Pengertian Politik Kelebihan Kekurangan
1 Aristoteles Seni memerintah dan mengatur negara Menekankan tujuan ideal politik,
Memberikan kerangka kerja umum
Bersifat idealis,
Tidak memperhitungkan konflik dan persaingan
2 Max Weber Kegiatan memperoleh, mempertahankan, dan menggunakan kekuasaan Menekankan peran kekuasaan dan dominasi,
Memberikan wawasan tentang bagaimana kekuasaan diperoleh dan digunakan
Terlalu berfokus pada aspek kekuasaan,
Tidak menjelaskan bagaimana kekuasaan dialokasikan dan digunakan
3 Harold Lasswell Siapa mendapat apa, kapan, dan bagaimana Membantu memahami sifat distributif dan kontestatif politik,
Menyediakan kerangka kerja untuk menganalisis perebutan sumber daya
Terlalu sempit,
Tidak menjelaskan bagaimana nilai-nilai dialokasikan dan digunakan
4 David Easton Alokasi nilai-nilai dalam masyarakat Memberikan kerangka kerja yang komprehensif,
Menekankan pentingnya nilai-nilai dalam politik
Terlalu teoritis,
Tidak memperhitungkan peran aktor individual
5 Robert Dahl Interaksi antar aktor untuk memaksimalkan hasil mereka Menekankan sifat strategis dan kompetitif,
Memberikan wawasan tentang interaksi kepentingan
Tidak memperhitungkan peran institusi,
Terlalu berfokus pada aktor rasional
6 Giovanni Sartori Otoritas yang mengendalikan masyarakat Menekankan pentingnya otoritas,
Memberikan kerangka untuk membedakan politik dan non-politik
Terlalu berfokus pada negara,
Tidak menjelaskan bagaimana otoritas diperoleh dan digunakan
7 Anthony Downs Persaingan antar kelompok untuk mengendalikan sumber daya yang langka Memberikan wawasan tentang persaingan antar kelompok,
Menekankan pentingnya sumber daya langka
Terlalu berfokus pada persaingan antar kelompok,
Tidak memperhitungkan peran ideologi dan nilai-nilai

**

**FAQ**

**

**1. Apa pengertian politik menurut Aristoteles?**